Emang Penting Masuk Organisasi Kampus?

Banyak teman-temanku itu malas banget masuk organisasi kampus, aku memaklumi alasan mereka juga dan alasannya bermacam-macam dari yang malas ngumpul sampai ada yang bilang kalau masuk organisasi itu nggak penting. Itu hak dia untuk beropini seperti itu, aku dukung opini mereka. Tapi, selama aku satu tahun ikut berorganisasi di kampus, aku menemukan secercah berlian di organisasi, yaitu karir. 

Kaget? Ya, kamu nggak salah baca. Karir yang aku maksud di sini itu yang bisa membawa kamu ke jenjang yang lebih luas lagi. Ini kejadian nyata di hidupku, berkali-kali aku diselamatkan oleh organisasi kampus. Aku tuh suka banget sama 2 hal di antaranya adalah film dan marketing. Saat ini, aku cenderung suka ke marketing ketimbang film. Kalau dikerucutkan lebih dalam, aku suka ke social media campaign, copywriting, dan digital marketing. Nah, di sinilah perjalananku di mulai, aku masuk organisasi yang menurutku bisa membawaku jauh ke depan, yaitu Polibatam English Club. Bukan berarti organasasi lain jelek, semua organisasi bagus kok. Akan tetapi, aku melihat ada kemilau-kemilau emas di organisasi yang aku pilih. Ok, singkat cerita aku terpilih menjadi anggota organisasi dan aku memilih divisi Information and Communication yang bekerja untuk media sosial dari Polibatam English Club itu sendiri, di sinilah ilmu-ilmu yang aku pelajari di tahun 2020 dan langsung aku terapkan (Oh iya, aku masuk organisasi itu tahun 2021). 


Lanjut cerita ...

Jadi sosial media organisasiku itu ada masalah, mau nggak mau harus bikin baru dan itu di mulai dari pengikut yang sangat dikit. Di situlah aku memberikan ide kalau warna ungu adalah warna yang pas dan beda dari yang lain. Aku menemukan kutipan seperti ini ... 

"Sedikit lebih beda lebih baik, daripada sedikit lebih baik"

Karena sebelum aku memberikan ide, aku juga riset kompetitor dengan cara melihat organisasi lain. Jadi aku nggak asal ngomong, karena hal ini sangat serius dan menyangkut branding untuk ke depannya. Di organisasi pun, para anggota divisiku juga rajin membuat konten-konten unik yang akan diunggah ke sosial media organisasi dan aku pun ikut andil dalam memilih tema serta desain yang akan dipublikasikan. Perjalanan sangatlah berat, tapi secara perlahan pertumbuhan interaksi meningkat walaupun tidak signifikan (sedikit tertatih-tatih), di situlah aku belajar tentang campaign secara langsung (praktek) dan ilmu yang aku dapatkan berhasil aku sisipkan.

Karena aku belum puas di organisasi, aku mencoba membuat marketku sendiri di sosial media dan beberapa kampanye marketingku berhasil membawa orang untuk follow sosial mediaku. Ada deh caranya, rahasia dong! Hahahaha. Aku buat sesuatu di media sosialku dan orang-orang pada suka, kenapa aku lebih suka dunia marketing (sosial media dan lain-lain)? karena aku melihat potensi yang besar di dunia sosial media ini, semua orang sudah jarang nonton tv dan beralih ke digital, di situlah aku melihat secercah peluang karir yang baik dalam sosial media, pekerjaan ini itu paling seksi tetapi sangat pusing juga. Aku sadar akan hal ini itu dari kelas 10 SMA (kelas 1 SMA).

Aku pun iseng-iseng melamar jadi penulis cerita komik dan berhasil diterima, lagi-lagi organisasi membawaku terbang jauh. Jadi, komik ini itu berbasis di media sosial juga dan aku pun selalu mendapatkan kabar dari admin sosial medianya kalau ceritaku itu besar engagement-nya. Aku merasa ilmu-ilmuku berjalan dengan lancar di organsisasi, komik, dan sosial media pribadiku. Saat ini, aku berhasil mendapatkan pekerjaan yang masih satu atap dengan sosial media. Aku berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk bergabung di organisasi Polibatam English Club.

Inti dari cerita ini adalah coba deh kamu ikut organisasi, kalau misalnya kamu nggak mau ikut organisasi, kamu boleh ikut kepanitiaan minimal dua kali di kampus. Karena secara nggak sadar, itu akan membentuk kinerja kita untuk ke depannya. Siapa tau dari salah satu teman organisasimu akan buka perusahaan di masa depan. Mungkin kamu bisa langsung kerja sama dia, karena kinerja kamu bagus. Kita nggak akan tau ke depannya seperti apa.

Mungkin itu saja dari artikel ini, aku mau mengucapkan terima kasih sama kamu yang mau baca sampai habis dan semoga apa yang aku ceritakan di artikel ini bisa diambil hikmahnya dan minimal dapat sudut pandang baru.

Sampai jumpa di lain waktu :)

-Verdyan

Comments

Popular posts from this blog

If you have a trouble, do this in your life!!

Cara Disukai Banyak Cowok

Hello everybody?